This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label kisah-kisah inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah-kisah inspirasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Februari 2017

UBAH DIRIMU

UBAH DIRIMU!

"Pikiran adalah space of possibility, ruang kemungkinan demi kemungkinan. Realitas adalah Space of action, ruang aktualisasi diri, aksi nyata bukan sekedar kata-kata.

"Kalau kita berpikir sukses dan bahagia, maka kita akan sukses dan bahagia. Kalau kita berpikir gagal, kalah dan menderita, maka kita pun akan gagal, kalah dan menderita.
Karena Allah hanya mengikuti persangkaan hamba-Nya."

"Berguru" dari Perampok
"Man taraka syai-in fii haraamihi naala fii halaalihi....Barangsiapa menginggalkan sesuatu dalam kondisi haramnya, niscaya ia mendapatkannya dalam kondisi halal."

Malam itu seorang lelaki hendak merampok. Karena lapar dan belum mendapat hasil rampokan, ia singgah di masjid tempat Rasulullah SAW mengajarkan nilai-nilai kehidupan. Sesungguhnya ia minder dengan profesinya tersebut. Ia duduk di pojok. Jauh dari para sahabat Nabi yang tengah menyimak nasihat-nasihat Nabi SAW. Ia menyendiri dengan lapar menyelimuti. Dalam salah satu nasihatnya, Rasulullah SAW bersabda, "Man Taraka syai-in fii haraamihi naala fii halaalihi.... Barangsiapa meninggalkan sesuatu dalam kondisi haramnya, niscaya ia mendapatkannya dalam kondisi halal."

bersambung......

 

Senin, 20 Februari 2017

THE BEST PERSON FROM GOD

THE BEST PERSON FROM GOD
The best person itu bukanlah orang yang hanya ahli dalam hal ibadah ritual. Mereka juga harus menjadi ahli manfaat, baik dengan tetangganya, amanah dalam pekerjaaanya, dan berkontribusi bagi masyarakat sekitarnya.
Mereka selalu berusaha melakukan yang terbaik dalam semua bidang kehidupan. Di tengah kesibukannya, mereka tak lupa bersujud, mengkaji firman-firman-Nya, tekadang menangis karena kerinduannya kepada Sang Maha. Mereka sadar bahwa hidup hanya untuk mengumpulkan bekal yang akan dibawa bertemu dengan-Nya.
Mereka melakukan berbagai aktivitas bukan untuk mengejar pujian manusia. Mereka melakukannya karena kecintaaan dan ketundukannya kepada Sang Pencipta. Cerita berikut semoga bisa memberikan gambaran.
Cerita ini diambil dari buku harian Sultan Murad IV (Sultan Turki Utsmani, memerintah Juni 1612- Februari 1640). Saya mendapatkannya dari guru kehidupan saya.
Dalam buku harinnya itu diceritakan bahwa suatu malam Sang Sultan merasa sangat galau. Ia ingin tahu apa penyebabnya. Ia memanggil kepada pengawalnya dan megatakan bahwa ia akan pergi ke luar istana dengan menyamar. Suatu yang memang biasa beliau lakukan.
Sultan berkata, “ mari keluar, kita blusukan melihat warga.”
Mereka pun pergi. Udara saat itu sangat panas. Tiba-tiba mereka menemukan seorang laki-laki tergeletak di atas tanah ketika dibangunkan oleh sultan, tertnyata ia telah wafat. Orang orang yang lewat di sekitarnya tidak ada yang peduli kepada mayat tersebut. Sultan memanggil mereka, kemudian mereka bertanya, “ ada apa ? apa yang kau inginkan?”
Sultan berkata, “mengapa orang ini wafat, tapi tidak ada satu pun di antara kalian yang membawanya? Siapa dia? Di mana keluarganya?”
Mereka berkata, “ orang ini Zindiq, pelaku maksiat, dia selalu minum khamr (arak) dan berzina dengan pelacur.”
Sultan berkata, “tapi....bukankah ia juga umat Muhammad Saw.?
Ayo, angkat dia, kita bawa ke rumahnya.”
Mereka pun membawa mayat laki-laki itu ke rumahnya.
Sesampai dirumah, saat mengetahui suaminya telah wafat, sang istri menagis. Tapi orang-orang langsung pergi, hanya sang sultan dan kepa pengawalnya yng masih tinggal.
Sultan berkata kepada istri laki-laki itu, “aku mendengar kalau suamimu dikenal suka melakukan kemaksiatan ini dan itu, hanigga mereka tidak peduli akan kemantiannya.”
Sang isri pun bercerita, “ awalnya aku menduga seperti itu.setiap malam suamiku keluar rumah, pergi ke toko minuman keras (khomr), kemudian membeli sesuai kemampuannya. Ia bawa khamr itu kerumah, kemudian membuangnnya ke dalam toilet, sambil berkata, “aku telah meringankan dosa kau muslimin” dia juga selalu pergi ke tempat pelacuran, memberi mereka uang dan berkata, “malam ini merupakan jatah waktuku, jadi tutup pintumu sampai pagi, jangan kau terima tamu lain” kemudian ia pulang ke rumah dan berkata kepadaku, “alhamdulillah, malam ini aku telah meringankan dosa pemuda-pemuda islam.”
Tapi, orang-orang yang melihatnya mengira ia selalu minum khamr dan melakukan zina. Berita ini pun menyebar di masyrakat.
Sampai akhirnya, suatu hari, aku berkata kepada suamiku, “kalau nanti kamu mati, tidak ada kaum muslimin yang akan memandikan jenazahmu. Tidak ada yang akan menshalatimu. Tidak ada pula uamg menguburkanmu.”
Ia hanya tersenyum dan berkata, “jangan takut sayangku, jika aku mati, aku akan dishalati oleh sultan kaum muslimin, oleh para ulama, dan para auliya.”
Sultan Murad pun menangis, ia berkata, “Benar! Demi Allah, akulah Sultan Murad. Besok pagi kita akan memandikannya. Menshalati, dan menguburkannya.”
Demikianlah akhirnya jenazah laki-laki itu dihadiri oleh Sultan, para ulama, para syaikh, dan seluruh warga.
Orang-orang yang berburu award ketegori ini sudah tidak peduli lagi dengan penilaian manusia. Ia menjauh dari pencitraan. Boleh jadi mereka termasuk orang yang sepi dari publisitas, tetapi memiliki karya dan sumbangsinh yang fantastis.
Tentu masih banyak kategori award yang lain.
Semoga manfaat.amin

Sabtu, 11 Februari 2017

DUNIA, PENJARA BAGI MUSLIM?

 DUNIA ADALAH PENJARA 
BAGI ORANG MUSLIM?
(Pendekatan baru tentang Hadis : "Dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan sebagai surga bagi orang kafir" (H.R. Muslim)

"Dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan sebagai surga bagi orang kafir" (H.R. Muslim)

dunia adalah penjara.... benarkah? mari kita cermati. Gunakan cara pandang berbeda. Koleksi kreasi bangun percaya diri. Seperti kisah berikut ini.

Laki-laki itu seorang ulama di zamannya. Pengarang kitab yang amat terkenal, Fathul Baari, Syarah Shahih Al-Bukhari. Kitabnya banyak ditiru. Fathul Baari-nyalah yang asli. Siapa dia? Imam Ibnu Hajar al-Asqalani.

Suatu hari, sebagai qadhi ---semacam hakim agung tingkat nasional--- ia berkendara dengan keledai yang bagus, Mitshubishi Kuda kalau sekarang. Pakaiannya bagus. Performanya meyakinkan. Saat melintas di sebuah pasar, tiba-tiba seorang Yahudi pedagang minyak menghadang. Memegang tali keledai sang Imam, seraya bekata, "Yaa Syaikhul Islam, Anda menyatakan bahwa Nabimu bersabda, 'Dunia itu penjara orang beriman dan surganya orang kafir.' dengan penampilan anda seperti ini, Anda di penjara kok seperti ini? aneh. penjar mana yang ada seperti ini? (terjm. bebas). dan dengan keadaan saya seperti ini, saya berada di surga seperti apa?

Ibnu Hajar menjawab, "Dengan kondisi seperti ini, saya dibanding dengan kenikmatan yang Allah janjikan di akhirat, seolah dalam penjara. Engkau dengan kondisi seperti ini, dibandingkan dengan siksa dan hukuman yang Allah ancamkan di akhirat nanti, sakarang berada di dalam surga."

Luar biasa!. Mendengar jawaban tersebut, Yahudi spontan menyatakan masuk Islam. Sehebat apapun orang mukmin di dunia, ia masih dalam "penjara keterbatasan". Segembel apapun orang kafir, mereka masih di surga, sebab masih ada neraka menyala menanti mereka.

Semoga kita selamat dari siksa neraka. Amin.

Jumat, 10 Februari 2017

MAKAN MALAM TAK TERASA


Hari itu sudah larut malam. Waktunya untuk makan malam. Teng...teng.....teng....  Ibunya sudah menyiapkan makan malam untuknya.
"Wahai anakku! Makan malam dulu." Sang Ibu menyapa, mengingatkan putranya.

"Aku sedang sibuk, Bunda." Demikian Jawaban polsnya. Ia terus asyik dengan aktivitasnya. Sibuk dengan tulisannya. Konsentrasi pada karyanya. Melihat putranya seperti itu, ibunya tidak marah. Ia datangi. Menyuapi. Suapan demi suapan terus diberikan. Remaja ini masih saja sibuk dengan aktifitasnya. Menyelesaikan tulisannya. Akhirnya, fajar tiba. Ia bertanya pada ibunya, "Wahai Bunda, mana makan malamku?"

Ibunya kemudian menjawab, "Aku sudah menyuapimu, anakku!" Putranya menjawab, "Demi Allah ak tidak merasakannya!" Subhanallah. Siapa dia? Dia adalah Imam Nawawi, murid Imam Syafi'i.

Ya... Imam Nawawi. Anak muda yang sarat karya. Penuh dengan prestasi menyejarah. Ribuan kitab dipersembahkan. Darah dan air mata dicurahkan untuk kemuliaan Islam. Beliau meninggal dunia pada usia empat puluh tahun. Tidak sempat menikah. Ilmu dan Jihad menyita sebagian besar waktunya. Imam Nawawi telah menemukan yang paling penting dalam hidupnya. Sejarahnya. Al-Adzkar, Riadhus Shalihin, Arba'in Nawawi dan Syarahnya adalah karya yang menyejarah yang terus mengalirkan barakah dan amal jariyah.

lalu..
bagaimana dengan kita?