This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label ya allah siapa jodohku?. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ya allah siapa jodohku?. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Februari 2017

CINTANYA DUSTA


CINTANYA DUSTA


"Bagaimana jika ada orang yang menyatakan cinta pada kita tetapi dia jarang shalat, tidak pernah puasa Ramadhan , tidak suka membaca Al-Qur'an , bahkan suka bermaksiat dan melakukan beberapa tindakan yang dilarang agama?"

Jika ada orang yang bilang sangat mencintaimu padahal ia suka ninggalin shalat, tak pernah baca Al-Qur'an, puasa ramadhan jarang, segera tinggalkan dia. Tuhannya yang setiap hari mengaruiniakan rezeki berlimpah saja tak ia cinta, apalagi dirimu.

Sudahlah, jangan dulu menanggapi cintanya. Tetapi nasihatkan padanya kebaikan. Minta dia perbaiki diri. Suruh dia menjauhi maksiat. Walaupun  dia sudah menampakkkan perubahan di depanmu, tetaplah waspada, jangan mudah percaya dulu. Bisa jadi dia berubah di depanmu hanya dengan tujuan agar kau mau menerimanya. Khawatirnya, setelah kalian bersama, dia akan kembali lagi pada perbuatan rusaknya sementara kalian sudah terlanjur mengikrarkan akan nikah di depan penghulu.

Pastikan dia istiqamah menjalani pertobatannya. Pastikan dia berubah bukan hanya sebagai topeng untuk membuatmu tertarik. Pastikan dia berubah karena memang ingin mendekat kepada Allah.

Apalagi kalau orang tersebut sudah beranai meninggalkan shalat. Shalat merupakan salah satu pokok ajaran Islam yang bahkan menjadi tiang agama. Jika tiang agamanya sudah rapuh, hampir bisa dipastikan bangunan keimanan dalam jiwa orang tersebut juga rapuh,. Apalagi jika tidak punya tiang. Coba bayangkan apakah sebuah bangunan bisa berdiri tanpa tiang?

"Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)." (Q.S. Luqman: 17)

Prof. Dr. Quraish Shihab menjelaskan dalam Tafsir Al-Misbah bahwa ayat di atas merupakan inti ajaran Luqman Hakim yang ditanamkan kepada anaknya sebagai generasi penerus. Dari ayat tersebut dapat kita ketahui bahwa langkah-langkah yang dapat kita lakukan dalam rangka berdakwah kepada orang yang akhlaknya belum baik adalah dengan menanamkan terlebih dahulu kesadaran tentang urgensi mendirikan shalat. Shalat menjadi tolok ukur pertamaa karena memang dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa shalat yang terlaksana dengan benar bisa menyelamatkan manusia dari perbuatan yang keji dan mungkar.

"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Q.S. Al-Ankabut: 45).

ALLAH, KENAPA TAK KAU HADIRKAN SAAT INI JODOHKU?

ALLAH, KENAPA TAK KAU HADIRKAN SAAT INI JODOHKU?

"Kenapa jodohku tak dihadirkan oleh Allah saat ini? berulang kali aku dipermalukan dengan pertanyaaan para sahabatku, para keluargaku, "Mana nih cowoknya?" Berulangkali pula aku hanya bisa tersenyum kecut dan mengutuk diri, "Tuhan, mengapa Kau hukum aku seperti ini? Apa salahku?"

Kawanku, beristighfarlah, Jangan sampai kau su'udhon pada Allah. Karena sungguh, Allah tak pernah menzalimi hamba-hamba-Nya. Rasulullah bahkan bersabda, akbar al-kabaa'ir suu'u al zhann billah. Dosa paling besar adalah buruk sangka kepada Allah. 

Dan selalu ingatlah, bahwa buruk sangkamu pada Tuhan itu bisa jadi salah satu penyebab jodohmu tak kunjung didatangkan oleh-Nya. Bukanlah Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya? Allah akan memberi pelajaran kepada orang yang berburuk sangka dengan mendatangkan penderitaan baginya.

"Kalian telah berprasangka buruk. Maka jadilah kalian kaum yang menderita." (Q.S. Al-Fath: 12)

Buruk sangkamu itu hanya akan mengakibatkan keburukan bagi dirimu sendiri. Saranku, hilangkan terlebih dahulu prasangka-prasangka yang buruk, baik terhadap diri sendiri, orang lain, terlebih lagi kepada Allah. Karena secara psikologis, prasangka buruk dapat menyebabkan berbagai penderitaan jiwa.

Selalu percayalah bahwa seberapa pun besar rintangan yang hadir, sejauh apa pun jarak yang ada, sehebat apa pun ujian yang datang, kalau memang jodoh, pasti akan ketemu juga. Jangan terlalu risau. Tuhan lebih tahu kekasih seperti apa yang terbaik dan paling sesuai dengan kepribadianmu.

Lantas, kenapa tak dihadirkan oleh Allah saat ini? Mungkin Tuhan ingin memuliakanmu. Mungkin Tuhan ingin agar cintamu selalu suci sampai saat kau siap untuk menghalalkan cintamu.

MENGIKHTIARI JODOH


MENGIKHTIARI JODOH

"Bukankah jodoh, rezeki, dan kematian kita sudah ditetapkan oleh Tuhan? Lantas, apakah kita masih perlu untuk berusaha mencari jodoh kita? atau kita diminta untuk menanti hingga jodoh kita itu datang?"

Saudariku, Jodoh emang Tuhan yang nentuin, tapi untuk mendapatkannya, kita diminta untuk ikhtiar. Bukan dengan diam menanti. Khadijah mengagumi Muhammad, apakah lantas beliau memendam cintanya? Tidak. Wanita yang dijamin masuk surga itu mengungkapkan cintanya. Singkat cerita, pernikahan agung itu pun berlangsung.

Jadi, ketika kita telah mengagumi akhlak dan agama seorang lelaki atau wanita, sementara kita sudah siap menikah, maka sungguh, menawarkan diri bukanlah tindakan nista dalam agama. Yang membuatnya tabu adalah tradisi kita yang menganggap wanita yang menawarkan diri itu adalah wanita yang murah. Astaghfirullah, apakah kita hendak mengatakan Khadijah murahan? Na'udzubillah.

Itu ikhtiar pertama : Jemput Jodohmu. Perbanyak silaturrahmi, perbanyak ikut organisasi yang produktif, sering-seringlah menghadiri majlis yang mempertemukan orang-orang shalih, jangan hanya mengurung diri di kamar sambil terus-terusan galau di facebook, twitter. Kalau nyari jodohnya di dunia maya, khawatirnya, akan ketemu jodoh yang malah membuatnya kecewa.

Dan ini yang penting, teruslah perbaiki diri. Ketika kita mengharap dipertemukan dengan jodoh yang mulia, berusahalah mulai sekarang untuk memuliakan diri. Karena inilah janji Allah : orang baik akan dipertemukan dengan orang baik.

Terakhir, perbanyak doa, "Rabbi laa tadzarnii fardan.... Tuhanku, janganlah biarkan aku sendiri." Selain itu perbanyak ibadah-ibadah mahdhah : nangis disepertiga malam, tekun dhuha, rajinkan puasa sunnah, perbanyak sedekah. Ibadah itu bukan untuk menjemput jodoh. Itu ibadah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Sudahlah, kalau kita sudah dekat dengan Allah, surga aja dikasih. Apalagi cuma jodoh. Itu sangat mudah bagi Allah.